Jumat, 22 Juli 2016

Sekarang,Inter milan dimiliki perusahaan raksaksa china

Javahotnews-Pengusaha Indonesia Erick Tohir akhirnya resmi melepas 70 persen sahamnya ke perusa  haan ritel china.Perusahaan ritel china Suning Group yang masuk melalui International sports capital HK Ltd menjadi pemilik saham mayoritas Inter milan yang baru,sedangkan thohir resminya tak lagi mempu nyai saham di klub tersebut.
Kepemilikan saham Intermilan yang baru
Seperti dilansir Football Italia yang dikutip GbTimes,sisa dari 30 persen saham kini dimiliki oleh perusa haan italia Internazionale Holding Srl sebesar 29,5 persen,sedangkan 0,5 persen lagi dimiliki perusahaan ban Pirelli.Inter Milan sempat Berjaya sejak 2005-2006 hingga 2009-2010 juara seri A selama 4 musi beruntun ini,namun 6 tahun berikutnya prestasi Intermilan memudar dan mengalami musim yang buruk.
Awalkepemilikan saham Thohir di Intermilan
Tiga pengusaha asli Indonesiai yaitu Rosan Roeslani dan Handy Sutedjo yang dipimpin oleh pengusaha media Erick Thohir membeli saham Intermilan pada tahun 2013 dengan harga 300 juta euro dari tangan Massimo moratti dan berhak menjalankan kebijakan klub sebagai pemilik perusahaan.Namun proyek yang digagas Thohir tak sesuai rencana.Meski sudah membenahi tim dan berbelanja banyak pemain  prestasi  Inter tidak sesuai proyeksi yaitu lolos ke liga champion.namun menurut  la gazzetta dello sport Thohir tetap mendaatkan untung besar karena bisa menjual saham miliknya senilai 500 juta euro.
Alasan Thohir menjual saham ke Suning Group
Thohir mengatakan alasan menjual sahamnya agar I Nerrazurri  semakin kuat karena dipegang pengusaha yang juga mempunyai kekuatan,Erick menyadari kondisi Intermilan dan beberapa klub Italia sekarang banyak yang terpuruk akibat krisis global,dan kata pria berusia 46 tahun itu dengan datangnya investor china yang perekonomiannya tengah meningkat Intermilan kembali bersinar.
Mengenal suning group
Suning grup adalah pemilik baru Inter Milan,ini untuk kali kedua dalam tiga tahun terahir salah satu kesebelasan paling besar di italia siap berganti kepemilikan.grup suning adalah perusahaan perdagangan terbesar di china yang membidik pasar  pedesaan dan pinggiran kota.mereka memiliki lebih dari 1600 toko yang tersebar di lebih dari 700 kota di china.Pada bulan agustus 2015 suning menjual saham mereka ke alibaba sebesar 19,9 persen/mendapatkan suntikan modal  RP.58,6 Triliun.
Investor china tanam modal di klub sepakbola global
Suning group tidak sendirian,karena beberapa perusahaan china besar seperti pemilik Dalian wanda tahun lalu juga membeli saham Atletico Madrid sekitar 45 juta euro dengan kepemilikan 20 persen.china media capital holdings juga membeli saham menchester city sekitar US$ 400 juta.Kesepakatan  ini diambil suning  untuk mengeksplorasi di industry olahraga.dengan strategi ini membantu suning untuk membuat pelanggan lebih setia di persaingan pasar e-comerce,jika platform online akan menguatkan pe langgan terutama penggemar Intermilan dan dapat menarik trafik,ujar liao.Alibaba yang juga partner suning juga membeli Guangzhou Evergrande dan menjadikan kesebelasan tersebut pemenang Liga Champion Asia pertama dari china.

1 komentar: